Pemkot Depok rupanya telah membuktikan janjinya untuk menyelesaikan persoalan jalan yang selalu menjadi sorotan masyarakat, berbagai titik jalan rusak telah disulap menjadi jalan beton yang mulus.
Menutup tahun 2009 Kota Depok telah menyelesaikan pembangunan infrastruktur jalan yang selama ini menjadi sorotan. Sekarang warga Depok yang akan ke arah Jakarta banyak alternatif untuk menghindari kepadatan di jalan Margonda.
Jalan raya sawangan disekitar RS Bhakti Yudha yang selalu menjadi sumber kemacetan karena jalan rusak sudah mulus, jalan tanah baru telah rampung dicor semen sampai perbatasan kota Jakarta, jalan kodim arah perumahan mutiara cinere yang dulunya seperti kali kering dan ada rambu yang dipasang masyarakat bertuliskan "Maaf perjalanan anda terganggu karena sedang tidak ada berbaikan" juga sudah disulap menjadi jalan semen hingga perbatasan Jakarta di daerah brigif.
Jadi warga Depok sekarang banyak alternatif untuk menuju jakarta agar tidak terjebak kemacetan di jalan margonda
Menutup tahun 2009 Kota Depok telah menyelesaikan pembangunan infrastruktur jalan yang selama ini menjadi sorotan. Sekarang warga Depok yang akan ke arah Jakarta banyak alternatif untuk menghindari kepadatan di jalan Margonda.
Jalan raya sawangan disekitar RS Bhakti Yudha yang selalu menjadi sumber kemacetan karena jalan rusak sudah mulus, jalan tanah baru telah rampung dicor semen sampai perbatasan kota Jakarta, jalan kodim arah perumahan mutiara cinere yang dulunya seperti kali kering dan ada rambu yang dipasang masyarakat bertuliskan "Maaf perjalanan anda terganggu karena sedang tidak ada berbaikan" juga sudah disulap menjadi jalan semen hingga perbatasan Jakarta di daerah brigif.
Jadi warga Depok sekarang banyak alternatif untuk menuju jakarta agar tidak terjebak kemacetan di jalan margonda
Ternyata Kota Depok mengantongi berbagai prestasi yang bisa dibanggakan, berikut catatannya:- Tender pengadaan barang dan jasa paling transfaran se-Indonesia (versi KPK, Depkominfo, bappenas)
- Administrasi Dana Alokasi Umum (DAU) terbaik se indonesia versi Departemen Keuangan RI.
- Angka kematian Bayi terrendah se-Indonesia (99 bayi/25.000 kelahiran hidup).
- Administrasi Kepegawaian terbaik no. 2 se-Indonesia / no 1 se-Jawa Barat (versi BKN)
- Angka kematian Ibu terendah se-Indonesia (15 orang ibu / 25. 000 ibu melahirkan )
- Angka harapan hidup (AHH) tertinggi se-Jawa Barat, no 2 se-Indonesia.
- Kota percontohan WHO pada penanggulangan penyakit tidak menular berbasis masyarakat.
- RW siaga pertama se-Indonesia & juara 1Kota siaga seJawa Barat, seluruh RW telah menjadi RW siaga.
- IPM (Indeks Pembangunan Manusia) tetinggi se-Jawa Barat dan no. 3 se-Indonesia, yaitu 78,10.
- Santunan kematian Rp. 2.000.000,- / jiwa untuk seluruh warga Depok.
- IKM (Indeks Kepuasan Masyarakat) termasuk dalam kategori baik 71,17% dalam skala 100%) menurut standar MENPAN
